Tampilkan postingan dengan label CLOTH DIAPER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CLOTH DIAPER. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Juli 2010

Kenapa CLOTH DIAPER (CLODI) bocor dan cara mengatasinya

KENAPA CLODI BOCOR???
  1. CLODI bocor karena CLODI itu tidak dpt menyerap basahan dari baby (dgn sempurna), dan ini berlaku karena..... 
  2. Pre-wash yg tidak cukup (3 kali) atau langsung tak pre-wash (ini karena tak sabar2 untuk pakai clodi). Pre-wash itu penting utk melatih CLODI kita menyerap kebasahan. Lagipun CLODI baru keluar dari pabrik (jadi bersihkan dari segala sisa pabrik itu). 
  3. Kapasitas CLODI sudah penuh. Ini adalah sebab utama CLODI bocor karena ia tidak dapat lagi menyerap dan menampung basahan dari baby. CLODI apapun akan bocor apabila sudah penuh!! Ini sudah tentu berlaku karena CLODI dipakai terlalu lama ataupun baby jenis super-duper heavy wetter (huhu). Biasanya CLODI boleh dipakai 3-4 jam (bergantung pada keadaan), jadi CLODI perlu ditukar apabila tiba saatnya. CLODI yg paling mahal di pasaran pun akan bocor kalau dipakai lebih drp masanya atau dgn cara yg tidak betul!!  
  4. Ukuran CLODI tidak sesuai atau tidak betul2 fit dengan baby (longgar), juga karena tidak 'well-snug' (rapatkan) di bagian pangkal paha dan closure di bagian pinggang yg longgar. 
  5. Tidak pernah/ sudah lama tidak melakukan stripwashing. Apa itu stripwashing akan dijelaskan nanti... 
  6. Terdapat endapan sabun pada CLODI (pada insert terutamanya). Ini mungkin karena penggunaan sabun yg berlebihan atau CLODI tidak dibilas dgn bersih (masih ada sisa sabun), jadi endapan sabun itu akan menghalangi penyerapan yg maksimum. Oleh karena itu bilaslah sampai bersih ingá tidak ada bekas sabun 
  7. Sabun yang tidak sesuai, contohnya sabun yg terlalu berbusa/ berenzim/ berpelembut/ ada unsur minyak yg akan meninggalkan bekas/ endapan/ lapisan (built-in residue) pada CLODI dan insert.  
  8. CLODI juga mungkin bocor karena penggunaan nappy cream (krim utk ruam) yg dioleskan pada anak Moms. Ini karena pada krim itu mengandung unsur minyak dan akan terkena lapisan inner CLODI, lalu menjadikannya kurang baiknya penyerapan basahan/ kalis air. 
  9. lapisan PUL itu rusak/robek/ berlubang/ kecacatan semasa proses pembuatan yg menyebabkan CLODI tembus/bocor. Kalau disebabkan cacat selagi pembuatan (bisa minta ganti baru, kecuali kerusakan terjadi karena kesalahan Moms). 
  10. Atau mungkin juga karena CLODI Moms itu sudah terlalu lama dan lapisan PULnya terkoyak/rusak dengan sendirinya. Oh ya, lapisan PUL juga akan rusak jika terkena air panas mendidih (so, beware!!) 

MENGATASI CLODI BOCOR
  1. Lakukan pre-wash sebanyak 3 kali (semakin sering dibilas, semakin baik penyerapannya). Bagi insert bamboo dan hemp perlu lakukan pre-wash sehingga 7-8 kali baru dpt berfungsi dgn baik. 
  2. Pakai dgn size yg betul (jika one size, setkan size CLODI mengikut size baby). CLODI mesti betul2 fit dgn anak Moms.  
  3. CLODI harus dipakaikan dgn pas. Harus 'ketat'kan pada baby (well-snug di bhg pangkal paha dan pinggang). Bila bisa masuk 1 jari (dgn mudah) dekat paha baby, artinya masih longgar ... Tapi jgn  pula sampai berbekas kekencangan CLODI tersebut pada paha baby.. huhu... 
  4. Tukar CLODI setelah 3-4 jam atau apabila perlu. Jangan tunggu sampai melimpah ruah baru di tukar (gimana CLODI tak bocor???) 
  5. Gunakan sabun yg sesuai. Ingat, sabun yg tidak berenzim, tidak berpelembut, tidak berpeluntur dan tiada unsur minyak.  
  6. Bilas CLODI sampai bersih/ dgn air yg mencukupi (jika basuh tangan). 
  7. Lakukan stripwashing sebulan sekali atau apabila CLODI mulai bocor/leaking.
  8. Jika menggunakan pocket CLODI, insert dimasukan hingga ke hujung (depan) dan betul2 flat/ tidak terlipat (terutamanya di bagian elastik di tengah CLODI).  
  9. Jangan sekali-kali gunakan pelembut kain (fabric softener) karena akan meninggalkan lapisan lain pada CLODI dan insert yg akan mengurangi daya serapannya...  
  10. Sekiranya Moms ingin menggunakan nappy cream untuk baby Moms, dianjurkan mengguna nappy liner. Ini karena krim tersebut bila terkena pada lapisan inner CLODI dan menjadikannya berkurangnya  penyerapan basahan.  
  11. Moms juga boleh gunakan 2 insert ataupun insert jenis hemp dan bamboo jika bayi mmg jenis heavy wetter. Letakkan insert microfiber di bagian atas (karena cepat menyerap) dan insert hemp/ bamboo di bawah (karena dpt menyimpan byk basahan).
  12. Jika anak Moms mmg jenis heavy wetter, Moms juga boleh cuba CLODI jenis fitted + diaper cover. Fitted CLODI mmg sesuai utk baby yg jenis heavy wetter. (bila mmg tak cocok dgn pocket diapers).

 

STRIPWASHING   

  • Basuh CLODI (merujuk kepada inner pocket pant dan insert) menggunakan sabun yang biasa dipakai untuk cucian biasa. Scrub CLODI di bawah aliran air yang mengalir. jangan gunakan sebarang sikat karena ia akan merosakkan material CLODI kesayangan Moms. Lakukan hal  yang sama pada bagian dalam pocket diaper.
  • CLODI boleh di masukkan ke dalam mesin cuci dan tuangkan cuka. HANYA cuka. tidak perlu bahan pembersih yang lain. Bagi yang ingin melakukan basuhan tangan, gunakan cuka yang dilarutkan dalam air suam.

KENAPA PERLU STRIPWASHING???
CLODI yang di cuci lama kelamaan akan meninggalkan sisa sabun dan lama kelamaan akan mengurangi daya serapan basahan. Jadi jangan cepat menyimpulkan CLODI mudah bocor. Harus diingatkan penggunan sabun adalah bersifat alkali. jadi bagi meneutralkan kealkalian pada CLODI, stripwashing menggunakan agen yang bersifat asam seperti cuka untuk meneutralkan CLODI tersebut.
Stripwashing boleh dilakukan sebulan sekali.

Kamis, 08 Juli 2010

Cara Mencuci Cloth Diaper

Cara Mencuci Cloth Diaper


Untuk pemakaian pertama kali:
Cuci dan keringkan cloth diaper min 3 kali untuk mendapatkan daya serap maksimal dari setiap cloth diaper dan insert untuk mensterilkan cloth diaper dan insert dari lapisan akhir finishing bahan.Untuk memperpanjang umur cloth diaper dan insert, jangan melakukan pengeringan di mesin cuci (hanya mencuci saja di mesin cuci). Melakukan pengeringan dengan sinar matahari sampai kering dan tidak disetrika. Hal ini dilakukan untuk menjaga lapisan waterproof pada cloth diaper.
Cara mencuci cloth diaper kotor:
  • Buang sebanyak mungkin kotoran yang ada. Langsung cuci atau bilas dengan mempergunakan jet washer atau di semprot air bersih.
  • Dengan tangan : gunakan sedikit deterjen, kucek secukupnya. Kemudian bilas dan keringkan dengan bantuan sinar matahari.
  • Dengan mesin cuci : Isi mesin cuci dengan air biasa dan berikan deterjen ¼ takaran mencuci biasanya. Lakukan proses pencucian selama 1 atau 2 menit. Kemudian bilas dengan air bersih. Setelah bersih tidak perlu melakukan pengeringan dengan mesin pengering. Gantung dan keringkan dengan bantuan sinar matahari adalah cara yang paling baik.
  • Jemur dibawah matahari karena matahari secara alami dapat menghilangkan noda serta membuat bahan popok tahan lama. Atau angin-anginkan hingga kering.
  • Sebaiknya cuci tiap hari untuk menghindari bau dan noda kotor yang menetap.
Bila cloth diaper Anda bau :
  • Tambahkan soda kue pada saat pembilasan awal untuk menghilangkan noda dan bau tidak sedap.
  • Gunakan ½ - 1 cangkir cuka putih pada pembilasan akhir untuk melembutkan popok kain dan untuk menghilangkan bau tidak sedap.
  • Coba untuk menambahkan ½ cangkir air lemon saat pencucian untuk menghilangkan noda.
  • Deterjen yang dapat digunakan untuk mencuci cloth diaper adalah deterjen tanpa pengharum, tanpa pelembut dan tanpa pemutih.
Cara menyimpan cloth diaper kotor :Cara yang direkomendasikan untuk menyimpan cloth diaper kotor yaitu pada ember kering tertutup. Bilaslah cloth diaper yang terkena pee atau poop menggunakan jet washer atau disemprot air bersih sebelum ditempatkan pada ember kering.
Saran berdasarkan pengalaman:
Saran kami sebaiknya bunda semua mencuci clodi dengan menggunakan mesin cuci. Karena mencuci dengan menggunakan mesin cuci membuat clodi lebih bersih dan lebih menghilangkan bau dibanding cuci tangan biasa. But max 2 menit aja ya dan jangan terlalu banyak deterjen. Karena kalau terlalu banyak deterjen akan menyebabkan sisa deterjen yang menumpuk di clodi dan menyebabkan clodi lebih cepat bau.
Ingat :
  • Hindari perendaman yang terlampau karena dapat merusak bahan.
  • Untuk yang velcro, pastikan Velcro (prepet) tidak dalam kondisi terbuka supaya tidak tersangkut pada cucian yang lain.
  • Hindari deterjen dengan pemutih karena dapat merusak popok kain dan menimbulkan gatal-gatal
  • Lakukan “tes bau” setelah mencuci. Jika popok kain berbau seperti deterjen, lakukan pembilasan ulang.
  • Lakukan proses pemutaran ulang saat menjemur untuk membantu popok kain lebih cepat kering.
  • Jangan disetrika
  • Bila cloth diaper dan insert mulai menurun kualitasnya seperti bau dan bocor, mungkin perlu dilakukan stripping.
Stripping :

Stripping adalah metode untuk menghilangkan residu dari popok kain. Timbunan pengotor ini bisa menyebabkan bau dan kualitas popok menurun. Yang umum menjadi penyebab residu adalah deterjen, sabun dan pelembut.
Cara melakukan stripping : Cuci dengan air bersih tanpa deterjen sampai tidak muncul busa. Lakukan stripping secara berkala, misalnya setiap bulan. Selain tidak baik untuk popok, residu juga bisa menyebabkan ruam pada kulit bayi.

6 Jenis Material & Bahan Reusable Cloth Diaper

Moms, disadur dari blog nya greenmommy...

6 Jenis Material & Bahan Reusable Cloth Diaper
Posted on May 22, 2010 by greenmommy

Tahukah Anda dengan jenis-jenis material atau pabrik yang digunakan untuk Cloth diaper? Tidak semua jenis Cloth diapers itu sama. Jika Anda bertanya-tanya mengapa ada jenis Cloth diapers mahal harganya, dan ada pula yang murah, kita bisa menilai dengan mengetahui jenis material yang digunakan untuk menghasilkan Cloth diaper tersebut. Sebelum membeli sesuatu merek atau jenis Cloth diapers, tanyakan dan pastikan dahulu dengan penjual pada material Cloth diaper. Ini adalah penting karena beraneka jenis material mungkin memerlukan cara perawatan dan pembasuhan yang berbeda. Mengapa juga, para penjual Cloth diaper harus memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini kepada pembeli: Apakah material yang digunakan untuk Cloth diaper (lapisan dalam / luar / material dasar?) Apakah material inserts yang digunakan? Bagaimana cara cuci pertama kali sebelum digunakan (prewash)? Apakah teknik perawatan / pembasuhan yang khusus untuk Cloth diaper jenis ini? Kita mungkin pernah dengar tentang microfiber, cotton, bamboo, fleece dan sebagainya saat pencarian Cloth diapers. Mari kita menjengah lebih mendalam mengenai jenis-jenis material dan pabrik yang lazim digunakan, bersama dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing:

1) pul (POLYURETHANE LAMINATE) Terbuat dari kombinasi katun, polyester atau kapas / campuran poly. Bahan ini digunakan sebagai lapisan luar tahan air Cloth diaper seperti untuk pocket diapers, AIO/AI2 dan juga diaper cover. Kelebihan: “Breathable” (bukan seperti lapisan plastik yang tiada ventilasi).

2) FLEECE / MICROFLEECE Material sintetis ini (100% polyester) sangat umum digunakan sebagai lapisan dalam pocket diaper, AIO/AI2 dan diaper cover. Diaper liners juga ada terbuat dari fleece (untuk diletakkan di atas Cloth diaper sebagai lapisan “stay dry” dan untuk menyenangkan pembuangan air besar bayi dari CD). Fleece ada berbagai kualitas. Kualitas paling bagus adalah “Polar Fleece”. Kelebihan: Amat lembut untuk digunakan atas kulit bayi, mampu untuk menarik air ke lapisan bawah secara efektif dan menjadikan kulit bayi tetap kering saat memakai Cloth diaper (wicking properties), “breathable”, senang dicuci, cepat kering, “STAIN-resistant”.

3) MICROFIBER Material ini lazim digunakan sebagai inserts, dan ianya adalah kombinasi polyester dan polyamide (bahan sintetis). Bahan ini seperti pabrik yang digunakan untuk membuat handuk mandi. Kelebihan: Agak murah, senang ditemukan, mempunyai daya serapan yang bagus, berupaya menyerap cairan dari permukaan kulit dengan cepat daripada material lain (wicking properties). Kekurangan: Tidak dapat digunakan terus ke atas kulit bayi karena akan menyebabkan masalah kekeringan (karena itu menyerap cairan dengan cepat), material sintetis ini tidak terbiodegradasi (non-biodegradable).

4) BAMBOO Bahan terbuat dari tanaman bamboo ini semakin populer untuk pembuatan Cloth diapers. Itulah digunakan sebagai material dasar Cloth diaper seperti fitted diaper, lapisan dalam pocket diaper dan juga sebagai insert. Kelebihan: Bahan yang “breathable” (dingin untuk pemakaian di cuaca panas), lembut, berupaya menyerap lebih cair dibandingkan microfiber (lebih sesuai untuk penggunaan malam hari), memiliki sifat anti-bakteri alami, bahan alami, lingkungan sekitar dan “sustainable “(bamboo tidak menggunakan pestisid, senang & cepat ditanam). Kekurangan: Memerlukan “prewash” yang lebih sering (lebih 6 kali) sebelum digunakan untuk memastikan daya serap yang tinggi, sewaktu prewash juga tidak bisa dicuci dengan pabrik lain, harga yang lebih mahal.

5) HEMP Terbuat dari kayu tanaman hemp. Lazim digunakan sebagai bahan baku untuk fitted diaper, lapisan atas pocket diaper dan sebagai insert. Kelebihan: Tahan lasak, mampu untuk menjadi lebih lembut setelah petunjuk berkelanjutan, daya serap yang lebih tinggi dibanding microfiber (lebih sesuai untuk penggunaan malam hari), bahan yang alami (lebih Environmental), memiliki sifat anti-bakteri alami, cocok untuk pemakaian di cuaca dingin atau panas. Kekurangan: Memerlukan “prewash” yang lebih sering untuk membuang “natural oils” yang ada di dalamnya, agak lambat untuk dikeringkan, lebih sulit ditemukan di Malaysia, harga yang jauh lebih mahal.

6) wool Material alami dari kulit domba sangat cocok sebagai bahan diaper covers atau soakers (shorties / longies). Bahan ini juga selalu digunakan untuk membuat baju dingin (sweater). Kelebihan: Bahan yang amat “breathable” (sesuai untuk bayi cuaca panas dan juga dingin), dapat digunakan berulang kali tanpa dicuci, lanolin dalam wool memiliki “repelling properties” (dapat menghapus air dari kulit bayi dengan efisien). Kekurangan: Memerlukan perawatan yang khusus, perlu di-lanolize kembali untuk mengembalikan daya serap dan “repelling properties”, agak sulit ditemukan di indonesia (biasanya perlu dibeli dari luar negeri), harga yang mahal. Sekarang Anda sudah lebih mahir pada pabrik-pabrik Cloth diaper bukan? Jangan lupa gunakan info-info ini selama proses pembelian Cloth diapers Anda kelak!

Enhanced by Zemanta

Rabu, 07 Juli 2010

CLOTH DIAPER



Pakai cloth diaper YUK, lebih hemat daripada pakai Disposable Diaper karena bisa di cuci, aman buat anak karena tdk mengandung bahan kimia serta tidak membuat diaper rash. Gak kalah deh fungsinya sama Disposable Diaper. Kita dukung GO GREEN yuk, mengurangi sampah karena disposable diaperssulit terurai. CLOTH DIAPER mas...ih... bisa dipakai untuk anak berikutnya, ke 2, 3 dan seterusnya...lebih irit kan Moms....


Look at that picture...the babies Look fashionable kan, keren..lucu-lucu. Bunda Cetta aja pengen koleksi clodi buat Cetta..abis keren..udah gitu sama efektifnya dengan disposable diaper..malah lebih aman buat kesehatan bayi, aman juga buat kantong bunda seterusnya...hihihihihi...seneng bisa nemu clodi yang cocok buat Cetta.

Moms, kalau mau beli CLODI..disini jual loh..mereknya Sunny Baby...gak mahal2 amat kok, gak kaya buatan US yang harganya selangit..tapi sama efektifnya dalam penggunaannya..